STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PASIEN PNEUMONIA ANAK DI RS. PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DENGAN METODE DEFINED DAILY DOSE (DDD)
Andriana Sari, Indah Safitri
JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina · 2016
doi:10.36387/jiis.v1i2.38 (opens in a new tab)
We email you when a new notice or a question about this paper appears.
Abstract
Pneumonia adalah salah satu penyakit infeksi saluran napas yang paling sering terjadi. Pengobatan pneumonia pada umumnya dilakukan dengan terapi empiris yaitu menggunakan antibiotika spektrum luas. Tingginya konsumsi antibiotika berkontribusi pada resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas penggunaan dan jenis penggolongan antibiotika dengan menggunakan metode Defined Daily Dose (DDD) pada pasien pneumonia anak rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode Januari-Desember 2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif yang didasarkan pada lembar rekam medik pada tahun 2014. Penelitian ini dilakukan terhadap 87 pasien pneumonia anak yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 jenis antibiotika yang digunakan. Total nilai penggunaan antibiotika sebesar 24,51 DDD/100 patient-days. Kuantitas penggunaan antibiotika tiga terbesar yaitu Cefotaxime 14,64 DDD/100 patient-days, Ampicillin 4,06 DDD/100 patient-days, dan Ceftazidime 1,84 DDD/100 patient-days. Berdasarkan perhitungan kuantitas penggunaan antibiotika yang pemakaiannnya paling besar untuk pasien pneumonia anak rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode Januari-Desember 2014 adalah cefotaxime 14,64 DDD/100 patient-days. Â
Abstract licence: CC BY-SA
Reads
Read by people on this page
None yet.
Checked or read by AI through naulon
None yet.
A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.
Are you an author?
Is this your paper?
Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.