Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pecahan Ditinjau Dari Kemampuan Matematis
Ilham Ali Fikri, Khamdun Khamdun, Himmatul Ulya
Jurnal Educatio FKIP UNMA · 2022
doi:10.31949/educatio.v8i1.1796 (opens in a new tab)
We email you when a new notice or a question about this paper appears.
Abstract
Salah satu kemampuan yang diajarkan dalam matematika adalah kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan ini sangat penting karena dapat membantu kesulitan siswa yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita matematika pada pecahan ditinjau dari kemampuan matematis dari yang rendah, sedang, dan yang tinggi. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V SD 5 Bae Kudus dengan mengambil subjek siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan siswa dengan kemampuan matematis rendah cenderung melakukan hampir semua tipe kesalahan mulai dari memahami masalah, transformasi masalah, proses perhitungan, dan penulisan jawaban. Sedangkan siswa dengan kemampuan matematis tinggi sedikit melakukan kesalahan. Mereka cenderung mampu menyelesaikan soal pecahan yang dikemas dalam soal cerita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kemampuan matematis sangat diperlukan dalam menyelesaikan soal matematika yang disajikan dalam cerita
Abstract licence: CC BY-SA
References9
9 more references, whose wording the paper’s licence keeps private.
Reads
Read by people on this page
None yet.
Checked or read by AI through naulon
None yet.
A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.
Are you an author?
Is this your paper?
Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.