Skip to content
naulon
Not checkedNot checked for notices yet.

Dukungan Sosial Keluarga Sebagai Upaya Pendidikan Psikologis Pada Pelanggar Qanun Syari’at Islam Pasca Hukuman Cambuk Di Kota Langsa Provinsi Aceh

M. Nur An Anshari

Analitika · 2017

doi:10.31289/analitika.v9i1.736 (opens in a new tab)

We email you when a new notice or a question about this paper appears.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons (komponen sikap kognitif), reaksi dan dukungan sosial keluarga serta faktor penting yang mendidik pelanggar Qanun Aceh Syari’at Islam di Kota Langsa Provinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Oleh karena itu, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Responden yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah pelaku zina yang sudah menjalani hukuman cambuk berjumlah 2 orang berjenis kelamin perempuan. Kemudian penelitian ini melibatkan informan sebagai sumber data sekunder sebanyak 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa respons kedua Responden yang awalnya tidak setuju dan tidak mendukung hukuman cambuk, pada akhirnya kedua Responden setuju dan mendukung pelaksanaan hukuman cambuk di Kota Langsa Provinsi Aceh.Faktor yang penting dalam mendidik pelaku zina pasca hukuman cambuk karena adanya penyesalan, adanya rasa sakit dan malu, menyesal karena keluarga juga merasakan malu, dan adanya dukungan sosial dari keluarga. Reaksi keluarga Responden ada yang hanya pasrah dan bersikap positif terhadap hukuman cambuk, namun ada pula yang bereaksi marah kepada salah satu keluarga yang dihukum cambuk karena dianggap mencemarkan nama baik keluarga.

Abstract licence: CC BY-NC

Reads

Read by people on this page

None yet.

Checked or read by AI through naulon

None yet.

A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.

Are you an author?

Is this your paper?

Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.