Skip to content
naulon
Not checkedNot checked for notices yet.

Karimunjawa Dan Sisa Benda Budaya Masyarakat Pulau-Pulau Di Perairan Utara Jawa

Lucas Partanda Koestoro

Berkala Arkeologi · 1997

doi:10.30883/jba.v17i1.760 (opens in a new tab)

We email you when a new notice or a question about this paper appears.

Abstract

Sisa benda budaya di Kepulauan Karimunjawa umumnya berada di sekitar pemukiman, dan sebagian besar daripadanya berupa kuburan yang kebanyakan dianggap sebagai tempat yang dikeramatkan sehingga sering diziarahi. Sejak dahulu di wilayah ini telah terjalin kontak antara penduduk setempat dengan masyarakat lain. Interaksi yang berlangsung tidak sebatas dalam kaitannya dengan pelayaran dan perdagangan saja, melainkan ada pula yang ditimbulkan oleh terjadinya perbenturan politik dan kekuasaan. sebagaimana diutarakan dalam beberapa sumber. Sumber Cina misalnya, menyebutkan bahwa pada tahun 1293 utusan Khubilai Khan, yakni Shihpi dan Kan Shing, selepasnya dari Pulau Belitung bertolak ke Jawa. Di Karimunjawa mereka sandar menunggu kesempatan untuk memasuki Tuban sebelwn memudiki Sungai Kali Mas lewat Sedayu.

Abstract licence: CC BY-NC-SA

References3

    3 more references, whose wording the paper’s licence keeps private.

    Reads

    Read by people on this page

    None yet.

    Checked or read by AI through naulon

    None yet.

    A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.

    Are you an author?

    Is this your paper?

    Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.