Perancangan Sistem Pakar Fuzzy Multi-Attribute Decision Making Psychological Distress pada Generasi Millennials
Putri Taqwa Ningrum, Anggo Luthfi Yunanto, Reny Yuniasanti
Jurnal Eksplora Informatika · 2019
doi:10.30864/eksplora.v8i2.226 (opens in a new tab)
We email you when a new notice or a question about this paper appears.
Abstract
Psychological distress adalah keadaan subjektif yang dipresepsikan tidak menyenangkan. Setiap manusia tidak bisa menghindari dari gejala psychological distress yang meliputi depresi kecemasan ataupun stress, termasuk pada generasi millenials Generasi millennials cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan sosial di sekitar mereka seperti dunia politik ataupun perkembangan ekonomi Indonesia. Maka dari itu diperlukan suatu sistem yang dapat membantu dalam mengatasi Psychological distress. Sistem yang dibangun menggunakan metode Fuzzy Multi-Attribute Decision Making. Metode ini merupakan sebuah metode pengambilan keputusan untuk menetapkan alternatif terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan kriteria tertentu. Keluaran sistem berupa hasil diagnosa yang dapat memberikan beberapa alternatif emosional sesuai dengan pernyataan yang dimasukkan oleh pengguna. Sehingga dapat membantu pengguna dalam pengambilan keputusan. Metode Fuzzy Multi-Attribute Decision Making(FMADM) yang digunakan menghasilkan nilai yang identik antara perhitungan manual dengan perhitungan matematis oleh sistem, serta memperoleh nilai kecocokan perhitungan kuesioner dari pakar dan perhitungan FMADM sebesar 95%.
Abstract licence: CC BY
References4
4 more references, whose wording the paper’s licence keeps private.
Reads
Read by people on this page
None yet.
Checked or read by AI through naulon
None yet.
A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.
Are you an author?
Is this your paper?
Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.