Pencegahan Keluarga Pasien Kanker Terhadap Paparan Obat Kemoterapi
Rani Lisa Indra, Hayyu Mufathuzzahra, Meisa Daniati
Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) · 2022
doi:10.25311/keskom.vol8.iss3.1116 (opens in a new tab)
We email you when a new notice or a question about this paper appears.
Abstract
Obat sitotoksik tidak hanya berpengaruh terhadap pasien kanker yang menerima kemoterapi, namun juga terhadap anggota keluarga yang melakukan kontak erat dengan pasien baik selama perawatan ataupun setelah pasien di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tindakan pencegahan yang dilakukan keluarga pasien untuk menghindari paparan terhadap obat kemoterapi setelah pasien sampai di rumah. Penelitian deskriptif dilakukan dengan sampel 84 orang keluarga pasien yang menjalani kemoterapi yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ditemukan 58,3% pasien tidak tinggal serumah dan atau menghindari kontak dengan anak-anak, ibu hamil dan lansia; 39,3% keluarga menggunakan toilet yang berbeda dengan pasien; 85,7% keluarga menyiram toilet menggunakan cairan pembersih toilet setelah digunakan pasien; 78,6% keluarga melakukan penggantian alas kasur minimal sekali 3 hari; 70,2% keluarga menggunakan sarung tangan sekali pakai saat mencuci pakaian pasien dan sebanyak 84,5% keluarga menyediakan tempat muntahan khusus. Diharapkan perawat mengedukasi pasien dan keluarganya mengenai pencegahan pajanan terhadap obat kemoterapi di rumah.
Abstract licence: CC BY-NC-SA
References13
13 more references, whose wording the paper’s licence keeps private.
Reads
Read by people on this page
None yet.
Checked or read by AI through naulon
None yet.
A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.
Are you an author?
Is this your paper?
Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.