Peran Kontrol Diri sebagai Mediator dalam Hubungan antara Parental Psychological Control dengan Agresi Remaja
Mia Rahmatun Nisa, Muhammad Fikri Pratama, Fitri Andriani
Gadjah Mada Journal of Psychology · 2024
doi:10.22146/gamajop.84644 (opens in a new tab)
We email you when a new notice or a question about this paper appears.
Abstract
Agresi remaja banyak terjadi sebagai perilaku yang ditunjukkan kepada orang lain dengan tujuan untuk menyakiti orang tersebut. Agresi disebabkan karena kontrol diri remaja yang rendah dan perilaku orang tua yang mengontrol remaja dalam menghambat perkembangan emosional dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kontrol diri sebagai mediator dalam hubungan antara parental psychological control (PPC) dengan agresi remaja. Sebanyak 203 siswa SMA di Surabaya sebagai partisipan dengan pengumpulan data menggunakan metode non-probability purposive sampling. Pengukuran agresi diukur dengan Aggression Questionnaire (AQ), kontrol diri diukur dengan Brief Self-Control Scale (BSCS), dan pengukuran PPC menggunakan Psychological Control Scale-Youth Self-Report (PSC-YSR). Pengujian hipotesis menggunakan analisis Structural Equation Model (SEM) untuk menguji efek tidak langsung dari kontrol diri. Hasil penelitian menemukan kontrol diri mampu berperan sebagai mediator antara PPC dengan agresi. Artinya, PPC terlebih dahulu membuat remaja memiliki kontrol diri yang rendah sehingga menyebabkan remaja memiliki kecenderungan untuk melakukan agresi.
Abstract licence: CC BY-SA
Reads
Read by people on this page
None yet.
Checked or read by AI through naulon
None yet.
A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.
Are you an author?
Is this your paper?
Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.