Skip to content
naulon
Not checkedNot checked for notices yet.

PERSPEKTIF SPIRITUALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH

admin Wisnu istoria

Istoria · 2015

doi:10.21831/istoria.v9i1.6255 (opens in a new tab)

We email you when a new notice or a question about this paper appears.

Abstract

Abstract Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi arti penting spritiualisme dalam pembelajaran khususnya pembelajaran sejarah. Seperti yang sudah lama terdengar, pembelajaran sejarah selama ini terkesan gersang, hampa, dan tidak punya makna. Pembelajaran sejarah terkesan hanya menjejalkan pengetahuan kosong yang tidak mempunyai arti bagi siswa. Padahal pembelajaran sejarah mengemban tugas yang sangat penting yaitu mengawal nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan yang sekarang ini sudah luntur ditelan waktu. Kondisi bangsa Indonesia sekarang ini sungguh memprihatinkan. Korupsi semakin merajalela di semua lapisan, kriminalitas dan kekerasan terjadi dimana-mana, pornografi dan pornoaksi tersebar secara massif, gaya hidup hedonistis, merupakan gejala yang memerlukan pemikiran dan pemecahan. Oleh karena itu, diperlukan sentuhan-sentuhan tertentu dalam pembelajaran sejarah sehingga siswa akan tersadar dengan sendirinya bahwa mereka merupakan makhluk Allah yang memiliki tugas mulia sebagai khalifah di muka bumi. Pembelajaran sejarah juga harus mampu membangun kesadaran sejarah sehingga siswa memiliki motivasi dan komitmen yang kuat sehingga karakter positif dapat terbentuk dengan sendirinya. Ini merupakan hal urgent yang harus mendapat perhatian dari kita semua. Kata kunci: pembelajaran sejarah, spiritualisme.

Abstract licence: CC BY-SA

Reads

Read by people on this page

None yet.

Checked or read by AI through naulon

None yet.

A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.

Are you an author?

Is this your paper?

Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.