Skip to content
naulon
Not checkedNot checked for notices yet.

Pemetaan Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kota Bogor

Alfahmi Ristianto, Hijrah Purnama Putra, Fina Binazir Maziya

Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan · 2022

doi:10.21776/ub.jsal.2022.009.01.2 (opens in a new tab)

We email you when a new notice or a question about this paper appears.

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Bogor sangat tinggi, sehingga terjadi peningkatan sampah yang tidak terkelola dengan baik. Pengelolaan sampah seperti tempat penampungan sementara pemerintah belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, yang mengarah pada munculnya LPS (Lokasi Pembuangan Sampah) ilegal akibat praktik pembuangan sampah ilegal oleh masyarakat setempat. Bahaya LPS ilegal adalah dapat mencemari lingkungan, berpotensi menyebarkan penyakit dan menghilangkan nilai estetika di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis penyebaran situs LPS ilegal dengan faktor-faktor yang berpengaruh. Data penelitian diambil langsung dengan observasi dan pengukuran di lokasi tersebut dan dengan bantuan studi perpustakaan. Hasil penelitian kami menunjukkan ada 6 kecamatan yang menjadi objek penelitian di Kota Bogor, antara lain Bogor Utara, Bogor Barat, Bogor Tengah, Tanah Sareal, Bogor Timur, Bogor Selatan. Hasil penelitian ini menemukan 28 lokasi LPS ilegal yang tersebar di 6 kecamatan. Sebaran dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, lahan, jarak ke sungai, jenis jalan dan ketersediaan TPS (Tempat Pemrosesan Sampah) legal.

Abstract licence: CC BY-SA

References4

    4 more references, whose wording the paper’s licence keeps private.

    Reads

    Read by people on this page

    None yet.

    Checked or read by AI through naulon

    None yet.

    A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.

    Are you an author?

    Is this your paper?

    Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.