Skip to content
naulon
Not checkedNot checked for notices yet.

MENYOAL “THE SLOW DEATH OF UNIVERSITY” DI ERA DISRUPSI (TELAAH KONSEP, TANTANGAN DAN STRATEGI PERGURUAN TINGGI PERPEKTIF TEORI DISRUPSI)

Mohamad Iwan Fitriani

Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam · 2019

doi:10.21043/edukasia.v14i2.5034 (opens in a new tab)

We email you when a new notice or a question about this paper appears.

Abstract

Artikel ini didasari oleh beberapa wacana kritis yang dialamatkan kepada Perguruan Tinggi (PT) yang ditulis oleh para ahli seperti Terry Eagleton dan Kevin Carey. Para ahli tersebut memotret eksistensi PT konvensional sebagai incumbent yang akan dikalahkan oleh sistem PT online sebagai attacker, sehingga muncul istilah “the slow death of university”. Kondisi tersebut telah melahirkan kekhawatiran “sebagian” insan akademis tentang keberlanjutan sistem PT yang telah mapan. Kemunculan teori disrupsi merupakan fakta di balik kekhawatiran tersebut. Teori tersebut mengilustrasikan kontestasi antara incumbent dan attacker yang berujung pada kemenangan attacker dan kekalahan incumbent. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila disrupsi dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi incumbent, termasuk PT. Artikel ini merupakan literature review yang difokuskan pada genealogi konsep disrupsi, proses, tantangan dan strategi PT dalam merespon era disrupsi. Artikel ini menemukan bahwa disrupsi adalah istilah yang relative, ia muncul disebabkan oleh hadirnya industry 4.0 yang berproses melalui six Ds yaitu digitalisasi, desepsi, disrupsi, demonetisasi, dematerialisasi dan demokratisasi. Kemudian, relasi antara incumbent dan attacker tidak selalu dilihat dengan pola konfrontatif (incumbent vs attacker) tetapi juga dengan pola adaptif-kolaboratif (incumbent with attacker). Sehingga, sebuah solusi bagi PT agar tetap eksis adalah Be disruptor bukan being disrupted melalui strategi yang disebut hybrid innovation.

Abstract licence: CC BY-NC

Reads

Read by people on this page

None yet.

Checked or read by AI through naulon

None yet.

A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.

Are you an author?

Is this your paper?

Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.