Penumpatan Lesi Abrasi Servikal dengan "Light-Cured Glass Ionomer Cement" (Laporan Kasus)
Gatot Sutrisno
Journal of Dentistry Indonesia · 2015
doi:10.14693/jdi.v2i1.896 (opens in a new tab)
We email you when a new notice or a question about this paper appears.
Abstract
<p>Penumpatan cacat gigi pada daerah servikal dengan bahan tumpat sewarna gigi masih banyak mengalami masalah. Beberapa bahan tumpat mulai dari semen silikat sampai dengan resin komposit masih belum memberikan kepuasan bagi para dokter gigi. Silikat banyak menimbulkan kematian terhadap jaringan pulpa karena daya iritasinya yang sangat besar, dan resin komposit banyak mengalami kegagalan dalam retensinya.Semen ionomer gelas memberikan harapan yang baik walaupun pada generasi pertama menunjukkan hasil yang tidak memuaskan."Light-cured glass-ionomer cement" yang merupakan pengembangan semen ionomer gelas konvensional menunjukkan hasil yang baik dalam retensi, estetika, dan sifatnya yang cocok terhadap jaringan keras gigi dan pulpa. Pada penumpatan lesi abrasi daerah servikal dengan "light-cured glass-ionomer cement" menunjukkan hasil yang sangat baik untuk menghilangkan gejala hipersensitivitas, retensi, dan estetikanya setelah kontrol selama 3 minggu. Evaluasi dalam waktu mendatang sangat perlu guna melihat penampilan klinis dan efeknya terhadap jaringan pulpa untuk mendukung penggunaan bahan ini secara luas.</p>
Abstract licence: CC BY-SA
Reads
Read by people on this page
None yet.
Checked or read by AI through naulon
None yet.
A person counts once a day per paper. We keep no cookie and no address: a reader is a hash that changes every day. Any month under five reads shows no number.
Are you an author?
Is this your paper?
Claim it to add your note and be paid when agents cite it. Free.